Selasa, 21 Februari 2017

pelajaran kurikulum 2013

Kurikulum 2013


Kurikulum 2013 (K-13) adalah kurikulum yang berlaku dalam Sistem Pendidikan Indonesia. Kurikulum ini merupakan kurikulum tetap diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum-2006 (yang sering disebut sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun. Kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaanya pada tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah rintisan.
Pada tahun ajaran 2013/2014, tepatnya sekitar pertengahan tahun 2013, Kurikulum 2013 diimpelementasikan secara terbatas pada sekolah perintis, yakni pada kelas I dan IV untuk tingkat Sekolah Dasar, kelas VII untuk SMP, dan kelas X untuk jenjang SMA/SMK, sedangkan pada tahun 2014, Kurikulum 2013 sudah diterapkan di Kelas I, II, IV, dan V sedangkan untuk SMP Kelas VII dan VIII dan SMA Kelas X dan XI. Jumlah sekolah yang menjadi sekolah perintis adalah sebanyak 6.326 sekolah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.[1]
Kurikulum 2013 memiliki empat aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, aspek sikap, dan perilaku. Di dalam Kurikulum 2013, terutama di dalam materi pembelajaran terdapat materi yang dirampingkan dan materi yang ditambahkan. Materi yang dirampingkan terlihat ada di materi Bahasa Indonesia, IPS, PPKn, dsb., sedangkan materi yang ditambahkan adalah materi Matematika.[butuh rujukan]
Materi pelajaran tersebut (terutama Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) disesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional (seperti PISA dan TIMSS) sehingga pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri.[2]
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, nomor 60 tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014, pelaksanaan Kurikulum 2013 dihentikan dan sekolah-sekolah untuk sementara kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, kecuali bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang sudah melaksanakannya selama 3 (tiga) semester, satuan pendidikan usia dini, dan satuan pendidikan khusus.[3][4] Penghentian tersebut bersifat sementara, paling lama sampai tahun pelajaran 2019/2020.[5]

Aspek penilaian

Sikap dan perilaku (moral) adalah aspek penilaian yang teramat penting (nilai aspek 60%[butuh rujukan]). Apabila salah seorang siswa melakukan sikap buruk, maka dianggap seluruh nilainya kurang[butuh rujukan]. Ada empat aspek penilaian dalam K-13:
  • pengetahuan (KI-3);
  • keterampilan (KI-4);
  • sosial (KI-2); dan
  • spiritual (KI-1).

Mata pelajaran

Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI)

Pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar pada Kurikulum 2013 disajikan menggunakan pendekatan tematik-integratif. Mata pelajaran, yang kemudian disebut muatan pelajaran, di dalamnya terdiri dari:
  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Seni Budaya dan Prakarya (Termasuk Muatan lokal)
  • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Termasuk Muatan lokal)
  • Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)
Semuanya dipadukan dalam satu buku yang dinamakan buku tematik, kecuali mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dan mata pelajaran Bahasa Daerah

Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs)

  • Kelompok A (Wajib)
    • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    • Matematika
    • Bahasa Indonesia
    • Ilmu Pengetahuan Alam
    • Ilmu Pengetahuan Sosial
    • Bahasa Inggris
  • Kelompok B (Wajib)
    • Seni Budaya (Rupa/Musik/Tari/Teater)
    • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
    • Prakarya (Rekayasa/Kerajinan/Budidaya/Pengolahan)
    • Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)
    • Bahasa Asing (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)

Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) / Madrasah Aliyah atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MA/MAK)

  • Kelompok A (Wajib)
    • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    • Matematika
    • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Inggris
    • Sejarah Indonesia
  • Kelompok B
    • Seni Budaya (Rupa/Musik/Tari/Teater)
    • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
    • Prakarya (Rekayasa/Kerajinan/Budidaya/Pengolahan)
  • Kelompok C (Peminatan)[6]
    • Peminatan di SMA
Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamIlmu-Ilmu SosialBahasa dan BudayaPeminatan Keagamaan
MatematikaSejarahBahasa dan Sastra IndonesiaMata pelajaran yang diatur oleh Kementerian Agama. Hanya diwajibkan untuk MA/MAK
FisikaGeografiBahasa dan Sastra Inggris
BiologiEkonomiBahasa dan Sastra Asing Lain
KimiaSosiologiAntropologi
  • Kelompok D (Lintas Minat/Pendalaman Minat)
    • Peminatan di SMK
      • Peminatan Bidang Teknologi dan Rekayasa;
      • Peminatan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;
      • Peminatan Bidang Kesehatan;
      • Peminatan Bidang Agrobisnis dan Agroteknologi;
      • Peminatan Bidang Perikanan dan Kelautan;
      • Peminatan Bidang Bisnis dan Manajemen;
      • Peminatan Bidang Pariwisata; dan
      • Peminatan Bidang Seni Rupa dan Kriya;

Laporan Belajar[sunting | sunting sumber]

Penilaian untuk kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan menggunakan huruf dan angka dengan skala 1,00 (D) - 4,00 (A) dengan rincian sebagai berikut:[7]
AngkaHuruf
1,00-1,17D
1,18-1,50D+
1,51-1,84C-
1,85-2,17C
2,18-2,50C+
2,51-2,84B-
2,85-3,17B
3,18-3,50B+
3,51-3,84A-
3,85-4,00A

Peraturan Kurikulum 2013

Ada beberapa Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Kurikulum 2013, yaitu:
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 61 Tahun 2014 tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 62 Tahun 2014 tentang KegiatanEkstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 64 Tahun 2014 tentang Peminatan pada Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 105 Tahun 2014 tentang Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 157 Tahun 2014 tentang Kurikulum Pendidikan Khusus
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 158 Tahun 2014 tentang PenyelenggaraanSistem Kredit Semester pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 159 Tahun 2014 tentang Evaluasi Kurikulum
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 160 Tahun 2014 tentang PemberlakuanKurikulum tahun 2006 dan Kurikulum 2013


    sejarah perkembangan komputer dari waktu ke waktu

    Sejarah Perkembangan Komputer dari Waktu ke Waktu

    Sejarah Perkembangan Komputer – Seperti yang kita tahu, sekarang banyak sekali alat-alat elektronik yang canggih, diantaranya laptop dan tablet. Laptop dan tablet merupakan salah satu alat elektronik yang mempunyai kecanggihan yang dapat digunakan untuk mengetik, menhitung, dan melakukan berbagai pekerjaan lainnya. Dulu, semua pekerjaan itu hanya dapat dikerjakan oleh computer desktop. Kini, seiring berkembangnya waktu dunia elektronik menjadi semakin canggih. Komputer pun menjadi semakin berkembang, baik itu dari segi designnya hingga kemampuan yang dimilikinya. Padahal, dulunya computer digunakan sebagai alat hitung untuk membantu menghitung angka-angka sampai akhirnya menjadi suatu perangkat multifungsi seperti sekarang ini. Kini dapat kita lihat anak-anak sampai orang dewasa telah mengerti dan memahami fungsi serta manfaat dari computer. Tapi, mungkin sebagian besar dari mereka masih banyak juga yang belum tahu mengenai sejarah computer, sampai perkembangannya.

    Sejarah Perkembangan Komputer

    Sejak jaman dulu manusia memang memerlukan alat bantu untuk hitung. Baik itu perbintangan, perdagangan maupun pekerjaan lainnya yang sangat memerlukan alat bantu hitung. Menurut para ahli sejarah, alat hitung pertama kali yang dibuat oleh manusia adalah Abacus atau sering disebut Sipoa yang ditemukan 25 ribu tahun silam oleh bangsa China, dan hingga saat ini masih digunakan. Berbeda lagi dengan bangsa peru dan cina yang  menggunakan quipus yang berupa tali simpul. Di setiap simpulnya melambangkan suatu bilangan tertentu. Kemudian, setelah tahun 1642, di Perancis, Blair Pascal sukses menciptakan mesin hitung yang hanya bisa digunakan untuk melakukan operasi hitung penjumlahan saja, dan diberi nama Adding Machine, sampai kemudian disempurnakan  oleh Von Leibnitz untuk mengerjakan operasi matematic yang lainnya di tahun 1673.
    Setelah ditemukannya listrik oleh M. Faraday, lalu munculah era komputer elektronik, sehingga mulai berkembang alat yang menggunakan tenaga listrik, termasuk komputer. Pada tahun 1942 John Atanasoff dari AS adalah orang pertama yang merancang komputer elektronik dan sampai saat ini pun masih terus berkembang.

    Sejarah Perkembangan Komputer

    Era perkembangan komputer dikelompokkan menjadi beberapa periode, yaitu :
    1.    Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
    • Komponen utamanya menggunakan lampu tabung.
    • Ukuran per unit komputer sangat berat dan besar.
    • Membutuhkan alat pendingin yang cukup banyak karena cepat panas.
    • Boros listrik.
    • Prosesnya relatif masih lambat.
    • Ketepatan hasil prosesnya rendah.
    • Kapasitas data kecil.
    2.    Komputer Generasi Kedua (1959-1965)
    Komponen utama penyusun komputer ini adalah transistor yang lebih unggul segalanya daripada tabung hampa tapi berharga jual murah, dan kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
    3.    Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
    IC (Integrated Circuits) atau dikenal juga dengan rangkaian terpadu menggantikan fungsi transistor. Dari sebuah keping IC, bisa menggantikan beberapa transistor, diode serta resistor sekaligus, hingga memiliki kinerja lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.Walaupun ukurannya lebih kecil, tapi kecepatannya semakin tinggi, kapasitas lebih besar serta memungkinkan untuk berkomunikasi antar komputer.
    4.    Komputer Generasi Keempat (1970- )
    Komponen utama komputer ini telah menggunakan VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan hingga ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang lebih kecil.
    5.    Komputer Generasi Kelima
    Sekarang para pakar komputer merancang serta memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yaitu AI (Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan yang bisa menentukan sikap sendiri apabila akan menerima data. Dan untuk apapun data itu merupakan atas inisiatif sendiri serta akan terus berkembang sampai saat ini.

    Sejarah Perkembangan Komputer

    Dari Sejarah Perkembangan Komputer yang Abwaba.com berikan diatas, sekarang kita telah mengetahui beberapa jenis generasi perkembangan komputer dari awal diciptakan sampai semakin berkembangnya desain maupun kemampuannya hingga sekarang ini. Walaupun telah banyak diciptakan laptop dan juga tablet yang mudah dibawa kemana pun, tapi kemampuan serta kecanggihan komputer tidak akan pernah habis termakan oleh waktu. Semoga informasi mengenai Sejarah Perkembangan Komputer ini bisa menambah wawasan anda.

    perkembangan teknologi komunikasi di masyarakat indonesia

    Perkembangan Teknologi Komunikasi di Masyarakat Indonesia

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi itu sendiri artinya adalah “Pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami”. Komunikasi terdiri dari berbagai bentuk, beberapa di antaranya adalah

    Definisi dan Jenis - jenis Komunikasi

    • Komunikasi Intrapersonal
    Komunikasi dengan diri sendiri. Seorang individu menjadi sender dan juga sekaligus menjadi receivernya.
    • Komunikasi Interpersonal
    Ada lawan bicara dalam proses komunikasi kita, komunikasi yang dilakukan untuk mendapat feedback dari orang tersebut. Komunikasi itu dapat dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.
    • Komunikasi Kelompok
    Menurut Michael Burgoon (dalam Wiryanto, 2005), komunikasi kelompok adalah “Interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang telah diketahui, seperti berbagi informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana anggota-anggotanya dapat mengingat karakteristik pribadi anggota-anggota yang lain secara tepat.”.
    • Komunikasi Organisasi
    Ahli komunikasi Devito mendefinisikan komunikasi yang satu ini sebagai upaya pengiriman dan penerimaan pesan baik dalam organisasi dikelompok formal maupun informal.
    • Komunikasi Massa
    Merupakan suatu bentuk komunikasi dengan melibatkan khalayak luas yang biasanya menggunakan teknologi media massa seperti, surat kabar, majalah, radio, dan televisi.
    • Komunikasi Antar Budaya.
    Komunikasi antarbudaya menurut Charley H. Dood, meliputi komunikasi yang melibatkan peserta komunikasi yang mewakili pribadi, antarpribadi, dan kelompok, dengan tekanan pada perbedaan latar belakang kebudayaan yang mempengaruhi perilaku komunikasi para peserta.
    Pembahasan Komunikasi
    Keberagaman bentuk tersebut menyiratkan bahwa memang setiap manusia merupakan makhluk sosial. Manusia tidak bisa hidup tanpa manusia yang lainnya. Dan manusia tidak bias tidak berkomunikasi. Setiap individu pasti melakukan kegiatan komunikasi setidaknya komunikasi dengan diri sendiri atau biasa disebut intrapersonal.
    Melalui berbagai bentuk komunikasi yang ada, kita dapat memberikan penjelasan secara umum bahwa kegiatan komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara.Seiring berjalannya waktu, komunikasi tidak dapat dipisahkan dengan ‘media massa’. Teknologi yang semakin maju, cara berkomunikasi yang beragam, serta semakin boomingnya sosial media menjadi salah satu contoh nyata perkembangan dalam dunia komunikasi.
    Marshall McLuhan melalui bukunya Understanding Media, telah mengemukakan sebuah konsep yakni pada masanya perkembangan teknologi komunikasi akan memicu dunia ini menjadi sebuah global village (desa global). Konsep yang dijelaskan oleh Marshall McLuhan memaparkan bahwa tidak ada lagi pembatasan, baik dari sisi waktu maupun tempat dalam komunikasi. Contohnya seperti sejauh apapun jarak dan perbedaan waktu antara kita dengan orang lain, semuanya akan sangat mudah ditempuh dengan berbagai teknologi, khususnya internet. Walaupun terpisah benua, seseorang dapat melakukan komunikasi tatap muka melalui sosial media yakni salah satunya Skype. Kemajuan tersebut tentunya akan membawa dampak pada kehidupan masyarakat. Contoh lainnya adalah, salah satu pulau di Indonesia yaitu Pulau Komodo berhasil dinobatkan sebagai 7 Keajaiban Dunia oleh UNESCO.

    Pembahasan Komunikasi Teknologi

    Tak dapat dimungkiri, pencapaian itu dapat terjadi karena besarnya dukungan masyarakat Indonesia khususnya para pengguna internet dan sosial media. Segala informasi mengenai Pulau Komodo dapat terinformasikan dengan cepat ke berbagai pelosok dunia. Fenomena yang terjadi di Indonesia kali itu merupakan salah satu contoh positif dari kemajuan teknologi khususnya di Indonesia.

    Penjelasan Perkembangan Internet, Smartphone dan Sosial Media

    Di era sekarang, teknologi sangat erat kaitannya dengan Internet. Perkembangan internet itu sangat mempengaruhi kehidupan sosial serta cara berkomunikasi seseorang., Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan. Tahun 1998 hanya 500ribu orang yang menggunakan internet, namun dimulai pada tahun 2012 pengguna internet meroket menjadi 63juta orang. Angka itu bahkan diprediksi akan terus meninggkat menjadi 139juta orang pada tahun 2015.jkjbb
    Perkembangan yang terjadi terhadap telepon genggam juga semakin mempermudah komunikasi melalui sosial media maupun internet. Hanya dari sebuah handphone kita bisa mendapatkan begitu banyak informasi secara singkat.Smartphone , itulah sebutan untuk handphone canggih yang dapat berfungsi hampir sama dengan sebuah computer jinjing atau laptop namun berukuran jauh lebih kecil. Bila dilihat dari sudut pandang ini, kemajuan teknologi memberikan kita kesempatan untuk hidup secara lebih mudah. Hal tersebut merupakan kemudahan untuk mendapatkan atau juga menyebarkan informasi yang diinginkan.
    Perkembangan teknologi pada masa kini yang terus berkembang, sehingga membuat Internet serta banyak sosial media juga semakin berkembang. Walaupun belum ke seluruh bagian Indonesia, namun hal-hal berbau kemajuan teknologi tersebut telah tersebar ke hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang yang mengakses internet atupun sosial media di Indonesia ini adalah mereka yang menggunakan handphone. Berdasarkan riset dari lembaga AC Nielsen juga tercatat 95% pengguna ponsel di Indonesia memanfaatkan alat tersebut untuk mengakses Internet. Kini terasa seperti tidak ada batasan dengan orang lain meski mereka berjarak ratusan ribu kilometer dari lokasi seseorang. Hal itu terjadi karena kemajuan di teknologi masa kini. Konsep McLuhan terbukti benar, kini khususnya di Indonesia, banyak sekali manusia yang bergantung pada teknologi dan sangat sulit untuk lepas dari hal-hal seputar teknologi. Bahkan bisa dibilang di era ini bila seseorang tidak menggunakan teknologi-teknologi tersebut, orang tersebut tidak dapat diterima dengan baik di lingkungannya (contoh: dalam pekerjaan, beberapa perusahaan memiliki syarat khusus mengenai kemampuan menggunakan berbagai teknologi). Kemajuan teknologi dalam berkomunikasi massa ini telah membawa banyak dampak serta perubahan dalam masyarakat.

    Dampak Perkembangan Teknologi

    Sisi positifnya adalah masyarakat yang menjadi pengguna aktif teknologi, situs-situs, serta media komunikasi sosial, mereka dapat menyampaikan informasi dan juga mendapatkan informasi secara lebih mudah. Komunikasi khususnya di Indonesia terasa seakan menjadi lebih mudah seiring perkembangan teknologi ini.Bila dilihat dari sisi negatifnya, kemajuan teknologi ini membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi secara langsung. Orang lebih memilih berinteraksi melalui handphonenya ketimbang berkomunikasi dengan orang disekitarnya. Contoh, seorang anak sibuk ber-chatting dengan teman melalui handphone miliknya ketimbang berbicara dengan saudaranya saat acara keluarga sedang berlangsung. Kadang kemajuan teknologi ini juga membuat seseorang menjadi kurang peka dengan ekspresi saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicaranya.
    Saat orang sudah terlalu sibuk dengan telepon atau PC miliknya, lalu mereka menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berinteraksi di dunia maya, mereka tidak sadar bahwa saat itu mereka sedang membuang waktunya untuk berinteraksi dengan hidup sebenarnya yang berada disekitar mereka. Banyaknya pengguna sosial media dan pengakses internet ini, membuktikan bahwa masyarakat Indonesia lebih suka berinteraksi dan bergaul secara virtual dengan pengguna sosial media dan internet lainnya. Menurut survey yang dilakukan MarkPlus Insight (dailysocial.net) pada tanggal 13 November 2012 mengenai pengguna internet di Indonesia, ada tiga hal yang dapat mendukung pernyataan mengenai banyaknya orang yang berkomunikasi virtual. 40% dari pengguna Internet di Indonesia, yakni sekitar 24,2 juta penduduk mengakses Internet lebih dari 3 jam di setiap harinya. Selain itu, mayoritas pengguna Internet di Indonesia ini berusia 15 hingga 35 tahun. Serta kurang lebih 56,4% orang termasuk bargain hunter yakni masyarakat yang dapat mengakses Internet untuk mencari informasi serta segala hal untuk kebutuhan dirinya dalam waktu yang cukup lama. Secara khusus untuk Indonesia, kemajuan di bidang teknologi ini sangat berdampak terhadap berbagai aspek. Aspek tersebut di antaranya di sektor ekonomi dan juga sosial. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), salah satu dari jajaran Menteri Republik Indonesia tersebut menyatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang masyarakatnya terbanyak mengakses Internet di dunia. Selain itu, ada juga sebuah lembaga riset menyebutkan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke lima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di seluruh dunia. Di dalam data tersebut juga disebutkan bahwa Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan pengguna aktif internet yakni sebanyak 47 juta atau sekitar 14% dari seluruh total pengguna ponsel.
    Salah satu ahli komunikasi massa yakni Harold D. Laswell dan Charles Wright pernah menyatakan fungsi sosial media massa. Fungsi sebenarnya antara lain yang pertama sebagai salah satu bentuk upaya penyebaran informasi dan interprestasi seobjektif mungkin mengenai peristiwa yang terjadi (Social Surveillance). Kedua, sebagai upaya penyebaran informasi yang dapat menghubungkan satu kelompok sosial dengan kelompok sosial lainnya (Social Correlation). Berikutnya sebagai upaya pewarisan nilai-nilai luhur dari satu generasi ke generasi selanjutnya (Socialization). Dan yang terakhir adalah sebagai penghibur khalayak ramai (Entertainment). (Dahlan, 2008)
    Keempat fungsi menurut Harold D. Laswell dan Charles Wright ini mulai terkikis sehubungan dengan kemajuan teknologi yang sedang terjadi. Kini batasan akan komunikasi massa dan komunikasi antar pribadi menjadi agak semu. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi khususnya di Indonesia, mengikuti itu akan muncul juga cara-cara berkomunikasi yang baru, dalam hal ini misalkan melalui sosial media. Mungkin kini fungsi telepon genggam dari yang awalnya hanya berfungsi untuk mengirimkan pesan atau menelepon seseorang telah berkembang jauh menjadi ‘laptop’ yang dapat dengan mudah dibawa kemana saja. Contoh yang berhubungan dengan perkembangan tersebut adalah kini seseorang bias saja tidak mengetahui nomor telepon seseorang padahal orang tersebut merupakan sahabat karibnya. Orang tersebut lebih memilih menyimpan pin bb dibandingkan dengan menyimpan nomor telepon orang itu.
    Melihat fenomena yang sedang terjadi khususnya di Indonesia ini, sangat dikhawatirkan perkembangan teknologi itu membawa dampak buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Sehubungan dengan perkembangan ini, dibutuhkan juga peningkatan akan kesadaran masyarakat mengenai lingkungan sekitarnya. Perubahan karena perkembangan teknologi yang terjadi cukup cepat ini, secara tidak sadar maupun sadar telah mengubah beberapa pola hidup masyarakat khususnya Indonesia. Contohnya kini banyak sekali anak-anak yang mengalami ketergantungan akan gadget mereka maupun orang tuanya.
    Selain itu dampak negatifnya adalah perkembangan mereka dalam hal bersosialisasi menjadi sangat lamban. Karena mereka terlalu fokus dengan gadget tersebut. Dan di Indonesia kini, peranan media massa, teknologi, serta sosial media memegang kendali yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dengan mudah dan relatif cepat untuk mempengaruhi opini publik. Contoh, di dalam dunia Twitter dikenal istilah buzzer. Buzzer disini bertindak semacam opinion leader yang bila orang itu men-tweet sesuatu, maka akan banyak yang berfikir seperti buzzer tersebut berfikir. Kemajuan teknologi memang membawa dampak positif yang banyak namun begitu juga dampak negatifnya. Dalam kasus buzzer ini misalnya, bila informasi yang disebarkan merupakan ilmu penting dan berguna maka itu menjadi hal yang sangat positif, namun bila informasi tersebut merupakan rekayasa atau fitnah terhadap seseorang atau sesuatu maka hal itu akan merugikan pihak terkait.
    Kesimpulan yang perlu kita perhatikan adalah semua orang khususnya masyarakat Indonesia harus benar-benar cerdas utnuk memilah mana sisi positif dan negatifnya agar perkembangan teknologi yang terjadi serta bagaimana komunikasi itu selayaknya dilakukan, dijalankan dengan benar dan seimbang.  

    sejarah teknologi informasi dan komunikasi



     Sejarah teknologi informasi & komunikasi

    1. 1. Bab 1
    2. 2. A. SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian Informasi dalam berkomunikasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi dan komunikasi). Sejak zaman prasejarah, cara manusia menyampaikan informasi berkomunikasi terus berkembang sampai saat ini. Telah banyak ditemukan teknologi-teknologi informasi dan komunikasi yang saat ini sebagian sudah usang dan sebagian masih terus dipakai, bahkan terus diteliti dan dikembangkan agar lebih maju.
    3. 3. 1. Masa Pra-Sejarah(… s/d 3000 SM) Pada masa ini manusia berkomunikasi masih sebatas pada pengenalan bentuk-bentuk yang mereka temukan. Manusia menggambarkan informasi yang mereka dapatkan di dinding-dinding gua perihal berburu dan binatang buruannya. Karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya sebatas suara dengusan, bahasa isyarat, dan gerakan tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada periode sampai tahun 3000 SM.
    4. 4. Komunikasi masa prasejarah
    5. 5. Perkembangan cara berkomunikasi semakin maju pada masa sejarah, mulai dari ditemukannya abjad fonetik (bunyi), kerta sebagai media menulis, sampai pada cara mencetak buku. Berikut perkembangan informasi yang terjadi selama masa sejarah:
    6. 6. Penemuan Alat TIK Masa Sejarah  3000 SM: Bangsa Sumeria menemukan tulisan untuk pertama kalinya. Tulisan tersebut berupa simbol-simbol yang disebut piktograf.  2900 SM: Bangsa Mesir kuno telah mengembangkan tulisan Hieroglif untuk berkomunikasi.  2500 SM: Abacus = Alat ini dianggap sebagai alat perhitungan digital pertama kali. Belum jelas sumber asli dari abacus atau sempoa ini, diperkirakan berasal dari Babylon, Cina, atau Mesir.  1775 SM: Bangsa Yunani memperkenalkan sistem penulisan dari kiri ke kanan dengan menggunakan abjad fonetik yaitu huruf yang dibuat berdasarkan bunyi ucapan.  1400 SM: Bangsa China mulai menuliskan sejarah mereka pada kepingan tulang binatang.  1270 SM:Bangsa Suriah telah membuat Ensiklopedia untuk pertama kalinya  900 SM: Bangsa China membuat sistem pelayanan pos dan kantor pos yang pertama  776 SM: Bangsa Yunani mempergunakan burung merpati untuk mengirimkan informasi
    7. 7. Lanjutan......>>>>>  530 SM: Bangsa Yunani juga membuat perpustakaan untuk pertama kalinya  500 SM: Bangsa Mesir kuno menggunakan serat pohon papyrus sebagai kertas  105 SM: Bangsa China menemukan kertas. Orang yang menemukan kertas itu bernama Tsai Lun. Kertas tersebut terbuat dari serat pohon bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, diratakan dan kemudian dikeringkan.  14 M: Bangsa Romawi secara resmi membuat sistem pelayanan pos  37 M: Kaisar Tiberius dari Roma menggunakan cermin sebagai alat mengirim pesan (heliograf).  305 M: Bangsa China menciptakan mesin cetak pertama yang terbuat dari lempengan kayu ukir. Sistem pencetakkan dilakukan dengan menggunakan blokm kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta.
    8. 8. Contoh alat komunikasi masa sejarah
    9. 9. 3. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang) Pada masa ini terjadi kemajuan yang cukup berarti pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. salah satu contoh peralatan teknolohi informasi dan komunikasi adalah: komputer dan jaringan internet.
    10. 10. Telegraf Ditemukan pertama kali oleh Samuel Finley Breese Morse (seorang peneliti Amerika) pada tahun 1837. pada tahun yang sama oleh fisikawan asal Inggris yaitu Sir Charles Wheatstone dan Sir Wiliam F. Cooke. 1800-an s.d pertengahan 1900-an telegraf dikembangkan menjadi alat telekomunikasi. Pada mulanya telegraf hanya mampu menjangkau jarak 32 km, kemuadian oleh morse tiap 32 km dibangun Relai (untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimkan kembali pada jarak 32 km). Relai terdiri dari saklar yang dioperasikan secara elektromagnetik.
    11. 11. Kemudian sistem telegraf mengalami perkembangan. -* Sebuah ruangan telegraf kemudian dibangun di United States Capitol pada tahun 1844. -* Kabel telegraf bawah laut pertama kali dibangun di bawah samudra Atlantik pada tahun 1858, dan -* Pelayanan reguler translantik dimulai tahun 1866.
    12. 12. Telephon Telphon adalah alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Pada umumnya penemu telphon adalah Alexander Graham Bell, telphon pertama dibuat di Boston, Massachusetts tahun 1876. tetapi penemu Italia Antonio Meucci telah menciptakan pada tahun 1849, dan pada September 2001 Meucci diterima resmi sebagai penemu telphon pertama oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.
    13. 13. Pengertian Telephon Telephon berasal dari bahasa Yunani, tele= jauh, phone= suara. Telephon adalah peralatan yang mengubah suara menjadi energi listrik dan mengirimnya melalui kabel jaringan telephon. Bagian-bagian telephon: 1. Mekanisme dialling: tempat penelphon memasukkan nomor yang akan dipanggil, terdiri dari 12 digit (angka 1-9 dan tanda *, #) 2. Transmitter/pemancar: berfungsi untuk mengubah suara menjadi arus listrik. Terbagi menjadi dua bagian (Electric transmitter, dan Carbon transmitter). 3. Ringer: berfungsi untuk memberikan sinyal adanya telphon yang masuk. 4. Receiver/penerima: untuk mengubah arus listrik menjadi suara.
    14. 14. Radio Radio adalah alat komunikasi yang mengirimkan suara melalui udara dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Penemu pertamanya adalah Heinric Rudolf Hertz pada tahun 1886. jangkauannya berkisar mulai 10 hertz sampai beberapa gigahertz. Tiga komponen yang terdapat dalam sistem pemancar radio: 1. Sumber suara: menghasilkan suar yang akan dikirimkan bersama dengan sinyal radio (dimodulasi). 2. Pemancar: teridiri dari: osilator, modulator, dan antena.
    15. 15. Kelebiahn radio FM dibanding AM • Gelombang FM berada pada kisaran frekuensi 88-108 MHz, yang aman digunakan dalam cuaca buruk sekalipun. • Menghasilkan suara dengan kualitas yang lebih baik. • Gelombang FM mempunyai panjang lebih pendek dari pada AM, sehingga panurunan daya (noise) yang diakibatkan oleh penurunan daya hampir tidak berpengaruh. • Kemampuan FM yang dapat menyatukan beberapa sinyal seuara dalam sebuah harnomisasi memungkinkan menghasilkan suara stereo.
    16. 16. Televisi Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran gambar. Awal televisi tidak dapat dipisahkan dari penemuan dasar hukum elektro magnatik yang ditemukan oleh: Joseph Henry dan Michael Faraday (1831)yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik. Jenis televisi: 1. Telvisi digital: TV yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyeberluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat TV. 2. Televisi Analog: mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal.
    17. 17. Sejarah Perkembangan Komputer Perkembangan komputer terbagi menjadi 6 generasi, yaitu sebagai berikut: 1. Alat hitung tradisional: Abacus, digunakan bangsa Yunani dan Romawi kuno. 2. Komputer Generasi Pertama (1940 s.d. 1959) 3. Komputer Generasi Kedua (1959 s.d. 1965) 4. Komputer Generasi Ketiga (1965 s.d. 1970) 5. Komputer Generasi Keempat (sejak tahun 1970) 6. Komputer Generasi Kelima
    18. 18. Selamat belajar...